Zaman dulu punya video player, telepon rumah dan televisi udah bisa disebut orang kaya. Sekarang, semua itu udah jadi barang yang biasa bahkan sebagian udah musnah. Tapi seiring berjalannya waktu, barang-barang yang dulunya mewah jadi merakyat. Ketimbang pakai telepon rumah banyak orang yang lebih memilih pakai smartphone. Dengan satu alat dalam gengaman kini banyak orang bisa melakukan berbagai hal. Berkat kemudahan mengakses internet, urusan bisnis sampai hiburan hanya menggunakan device-device kecil. Ngelihat fenomena ini kira-kira barang apa saja yah yang bakal musnah di masa depan? 12 hal ini, mulai dari emas, cokelat hingga remote control diprediksi bakal hilang di masa mendatang. Simak selengkapnya biar kamu nggak kaget di masa depan.
Tidak ada yang pernah tau bagaimana perkambangan teknologi di masa depan. Namun banyak prediksi teknologi yang begitu canggih. Bahkan seorang ilmuan pada 2015 telah pergi ke bulan. Meski masih banyak orang yang mencari nafkah di Bumi.
Saat ini seorang dapat memprediksi arah kemajuan teknologi jauh lebih mudah daripada 65 tahun silam. Sayangnya, kemajuan ini tidak selalu berpotensi menguntungkan umat manusia.
Justru biasanya berdampak sebaliknya, simak artikel berikut ini :
1. Cokelat
Meski kamu nggak rela, tapi di masa depan kamu bakal dipisahkan dengan cokelat. Produksi kako saat ini sangat berkurang. Hal ini bisa mengakibatkan tak adanya produksi cokelat. Apalagi kini banyak permintaan dari konsumen.
2. Emas
Buat kamu yang suka mengkoleksi emas, sepertinya ada kabar buruk. Diprediksi emas bakalan hilang dari muka bumi karena penambang akan menarik dri dari bisnis. Hal ini juga dibarengi dengan jatuhnya nilai investasi emang. Kemungkinan ada 15-20 persen penurunan harga emas pada tahun-tahun mendatang.
3. Cash
Kalau ini udah dirasain dari sekarang. Kayaknya sih debit dan kartu kredit bakal lebih banyak digunakan di masa depan. Para ahli percaya kalau dalam waktu 50 tahun ke depan, dunia mungkin punya cara baru dalam bertransaksi. Bisa jadi hanya menggunakan sidik jari untuk membeli barang-barang.
4. Tanda tangan
Sama kayak uang tunai, tanda tangan juga akan segera puna. Teknologi masa depan mungkin akan banyak menggunakan biometrik seperti sidik jari dan pengenalan suara sebagai ganti sidik jari. Metode ini kayaknya menguntungkan karena nggak bisa dipalsukan.
5. Remot kontrol
Teknologi internet udah nggak diragukan lagi deh kesaktiannya. Tapi berbagai kemudahan yang dihasilkan oleh lahirnya internet ternyata bisa mengusur remot kontrol. Kini apapun bisa dikontrol jarak jauh menggunakan internet. Nggak cuma itu beberapa benda sekarang cuma perlu diperintah dengan suara. Lebih mudah dan praktis, kan?
6. Macet
Semoga ini benar-benar menjadi nyata. Dengan adanya pengembangan mobil driverless bisa menghapus kemacetan lalu lintas. Why? Karena mobil-mobil telah dijalankan secara otomatis dengan alogaritma yang tepat. Selain tak ada macet, bila pengembangannya berhasil maka kecelakaan di jalan juga bisa diminimalisir.
7. Pekerja fast food
Di masa depan para pelayan akan digantikan oleh bot, sebuah program komputer yang dibuat khusus untuk melakukan pekerjaan secara otomatis. Mungkin kamu hanya perlu mengeluarkan suara untuk memesan makanan dan bot akan menyiapkan makanan sendiri.
8. Ahli bedah
Profesi terampil seperti ahli bedah mungkin akan segera kehilangan pekerjaannya karena adanya kecerdasan buatan dan robot. Rumah sakit akan diisi oleh robot bahkan ada beberapa operasi khusus yang ditangani oleh robot.
9. Diabetes
Para ilmuan kini telah mencoba untuk menemukan cara mengkloning gula. Dangan cara itu, penyakit seperti diabetes bisa dicegah. Orang tidak akan bergantung pada gula, karena akan ada gula buatan sebagi bahan gantinya.
10. Kunci
Mungkin kunci baru akan menghilang 20 tahun mendatang. Tetapi ada banyak yang mengungkapkan kalau kunci ikon klasik yang datang dari masa lalu. Akses dengan kartu diprediksi akan mengantikan kunci.
11. Charger
Pengisian daya pada masa depan tak lagi membutuhkan colokan kabel. Sekarang banyak ditemui pengisian daya dengan menggunakan bluetooth dan metode lain yang nirkabel. Keduanya akan menjadi teknologi masa depan dalam pengembangan pengisian daya.
12. Kehilangan privasi
Bagimana saat ini teknologi telah menggerus privasi setiap orang. Lihat bagaimana ponsel pintar bisa merekam semua percakapan kita, tau alamat rumah kita dan apa yang baru saja kita lakukan. Ternyata era digital tak sepenuhnya membawa keberuntungan. Di rumah atau di luar rumah di gosipkan ke orang lain.
Ternyata sudah di lakukan oleh komunis internasional sejak perang ke-2. dengan berinteraksi sosial dan melihat.
13. Sambungan permanen ke tempat kerja
Usia tertentu mungkin akan mengingat saat jam kerja standar terdiri dari hari Senin sampai Jumat, pukul 9 sampai 5. Ketika sampai rumah, sebagian besar pekerjaan telah dilupakan sampai hari berikutnya atau setelah akhir pekan.
Tapi lihat perkembangan teknologi saat ini. Sekarang cukup jarang untuk menemukan pekerjaan dimana seorang masih punya waktu longgar setelahnya. Inilah yang mempersingkat umur seorang.
14. Semua data berbentuk digital
Mungkin sebentar lagi buku sudah tak lagi diperlukan. Semua tugas bisa dilampirkan via digital. Bahkan cara yang paling populer untuk merekam informasi, di atas kertas dan foto-foto tercetak, menjadi kurang populer, berkat kecepatan dan kesederhanaan tawaran alternatif digital saat ini.
Akankah pensil dan pulpen hilang sama sekali?
Bisakah alat DaVinci berikutnya menjadi mouse dan bukan kuas cat?
15. Tenaga kerja berbasis mesin alias robot
Kemajuan teknologi selalu menimbulkan risiko. Satunya adalah munculnya robot yang bisa bekerja layaknya manusia. Lantas mau kerja apalagi manusia jika semua diambil alih oleh robot.
Dengan kemajuan baru di bidang robotika diperkirakan hampir setengah dari semua pekerjaan di Amerika Serikat akan rentan terhadap komputerisasi dalam 20 tahun ke depan. Bidang pekerjaan sebelumnya dianggap 'manusiawi' sekarang diambil alih oleh mesin.
Dua puluh tahun yang lalu sebuah mesin kasir sendiri dianggap tidak mungkin, sekarang ada hampir setengah juta di seluruh dunia, memungkinkan satu anggota staf berlari ke enam jalur pembayaran sekaligus.
16. Mematikan interaksi manusia
Bahaya lain di masa depan yang banyak diklaim adalah masalah yang kita hadapi saat ini. Media sosial membuat masyarakat tidak lagi bisa melakukan hal sosial didunia nyata. Apakah traveler lebih suka membeli sesuatu secara online atau menggunakan mesin daripada berbicara dengan sesama manusia?
Apakah SMS selalu lebih baik daripada berbicara lewat telepon? Jika kita menghentikan semua interaksi sosial non-teknologi, ini bisa mengakibatkan beberapa masalah yang tak terduga. Bahkan ada efek biologis yang timbul dari kurangnya interaksi manusia.
Lahirnya dunia online bisa menyebabkan kematian offline.
17. Ketergantungan
Semua teknologi yang memudahkan manusia saat ini membuat orang menjadi makin ketergantungan. Mereka seakan tak bisa hidup tanpa teknologi. Sebut sata maps, atau petunjuk arah.
18. Peningkatan Penyakit Terkait Teknologi
Ada beberapa isu kontroversial antara penyakit manusia - khususnya kanker - dan teknologi modern. Sementara banyak bukti menunjukkan penggunaan ponsel dan wi-fi tidak meningkatkan risiko kanker, ada beberapa penelitian yang menunjukkan hal yang sebaliknya.
Sementara versi wifi dan ponsel masa depan mungkin hanya menimbulkan ancaman minimal bagi kesehatan pengguna, bahaya lingkunganlah yang bisa membuktikan risiko terbesar bagi manusia.
19. Singularitas
Singularitas adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan hipotesa ketika teknologi menjadi begitu maju. Sehingga secara radikal mengubah peradaban seperti yang kita ketahui. Sekarang lihatlah, ada kecerdasan buatan yang mencapai tingkat kecerdasan super.
20. Kecedasan buatan
Profesor Stephen Hawking, Bill Gates, Elon Musk, Clive Sinclair, dan banyak tokoh lainnya sekarang memperingatkan bahaya masa depan tentang kemajuan yang tidak bisa terkendali. Film Terminator telah membuat ancaman kecerdasan buatan tampak mengkhawatirkan saat alien menyerang.
Menurut master tahu kita sudah ada di awal masa depan, sekarang saatnya kita jaga privasi diri kita sendiri sayangi keluarga dan pasangan. Oke !
